Rabu, 14 Mei 2008

AKU

IKBARMOERY
(Ikatan Keluarg
a Besar Almarhum R.Moesa Koetary)
Oleh: R.A. Syukuri Nikmah

Keluaraga Adalah Harta yang Paling Berharga di Dunia ini

Jika Kau Telah Berhasil maka Janganlah Kau Lupa padanya

Tanpa Restu Keluarga Hidup Kita akan Sengsara

I LOVE MY FAMILY

“IKBARMOERY”



Kisah Kasih Seorang Anak

Oleh : R.A. Syukuri Nikmah



Dalam keadaan yang berat

Sang Ibu menunggui sang ayah

‘tuk menemani dalam keadaan nestapa

Tapi kenestapaan itu dipenuhi kebahagiaan

Karna sang Ibu dalam keadaan hamil 9 bulan

Dalam percikan air yang tenang

Terdengarlah suara tangisan bayi

Bayi yang mungil dan jelita

Sanak keluarga penuh dengan seribu juta kebahagiaan

Tepatnya pada tanggal 22 November 1981

Dikota Pahlawan, Surabaya


Suara kokok ayam bersahutan

Sang Ibu bersama si bayi pulang kampung

Tapi, alangkah malangnya nasib si bayi

Karna hanya 3 bulan diberi ASI

Sang Ibu bolak-balik kesana-kemari

‘tuk menemui sang Ayah di Kota Pahlawan


Beberapa bulan kemudian

Sang Ayah dan Ibu bersama pulang kampung

Karna Alhamdulillah sang Ayah

Selamat dari jangkauan maut


Enam tahun telah berlalu

Si bayi…(Syukuri Nikmah/Rin)

Mulai tumbuh dengan cepat

Sang ayah selalu memanjakannya

Setiap pagi sang Ayah menggendongnya

Sebelum ke kantor


Suara tepuk tangan, yang merdu

Membuat hati ini sangat senang sekali

Sang Ayah s’lalu merayakan

Di hari kelahiran Rin’s

Tapi alangkah sedihnya

Sang Ayah dijemput Tuhan YME

Di saat Rin’s berumur 7 tahun

Tepatnya pada tanggal 13 September 1988


Suara beningan kristal berjatuhan kesana-kemari

Membuat hati ini,

Bagai tertusuk duri yang tajam

Setajam serpihan menetes


Walau sang Ayah tiada

Tapi derap langkah dan bayangan hatinya

S’lalu berada di hati ini

Yang membuat s’lalu mengingat kasih sayangnya

Kasih saying yang mulia


Kini Rin’s sudah tumbuh dewasa

Ia telah mengenal arti yang sangat indah

Yang pasti semua orang merasakannya

Tapi kasih sayang Sang Ayah


Ayahanda….,

Hanya Do’a yang bisa ananda panjatkan

Semoga Ayahanda s’lalu tenang dan bahagia di alam sana

Hatimu s’lalu berada di hati ini

Dan s’lalu menantikan nasehatmu

Walau dalam impian sekalian